1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. Dugaan Monopoli BUMDES, Massa Plosoarang Datangi DPRD Kab. Blitar
Dugaan Monopoli BUMDES, Massa Plosoarang Datangi DPRD Kab. Blitar

Dugaan Monopoli BUMDES, Massa Plosoarang Datangi DPRD Kab. Blitar

0

Mayangkaranews.com : Diduga regulasi BUMDES dimonopoli Kaur Keuangan Ratusan massa Aliansi Masyarakat Plosoarang mendatangi DPRD Kabupaten Blitar. Koordinator aksi 3 Dusun Aliansi Masyarakat Plosoarang – Mahendra mengatakan masalah ini berawal dari indikasi warga yang merasa dibodohi dengan praktik penyimpangan penyelewengan dan arogansi Kaur Keuangan Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar berinisial SW yang selalu memberi persetujuan pengajuan pinjaman untuk keluarga dekat dan keluarga besar di Unit Simpan Pinjam dibawah BUMDES tetapi untuk warga umum kebanyakan tidak di setujui. Menurut Mahendra kecurigaan warga terbukti ketika dilakukan mediasi pada 14 September 2016 di ruang Kepala Desa Plosoarang. SW mengaku sebagai bendahara BUMDES sementara saat Musdes 15 September 2016 diketahui pada laporan keuangan SW bukan bendahara BUMDES. Dari Musdes itu ternyata juga terbongkar jika laporan keuangan dinilai tidak layak dan penuh rekayasa karena tidak disertai bukti-bukti transaksi termasuk tidak adanya laporan pertanggungjawaban. Mahendra mengaku dari beberapa fakta itu warga sepakat menyebut ada monopoli pengelolaan unit BUMDES atas personal dan menuntut SW mundur dari jabatannya sebagai Kaur Keuangan Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar.
Sementara itu Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar – Lutfi Azis yang menerima 10 perwakilan warga saat mediasi di Ruang rapat Komisi IV mengatakan pihaknya langsung turun ke lapangan karena SW memang dinilai mempunyai jabatan ganda. Selain sebagai Kaur Keuangan Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon juga sebagai pengurus di BUMDES terutama di unit simpan pinjam. Padahal sesuai aturan dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Blitar pejabat dilarang merangkap jabatan sebagai pengurus BUMDES. Khusus untuk laporan keuangan yang dinilai tidak layak dan penuh rekayasa dewan akan berkoordinasi dengan Inspektorat untuk pemeriksaan. Prioritas utama penyelesaian sementara untuk kasus ini lebih ke reorganisasi BUMDES Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon. Dikonfirmasi secara terpisah Kepala Desa sekaligus Komisaris BUMDES Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar – M. Jemik mengatakan masih akan berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Blitar terkait solusi penanganan masalah ini. Rabu 2 Nopember 2016 siang ratusan warga dari Dusun Mojo Plosoarang dan Cangkring Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar mendatangi gedung DPRD Kabupaten Blitar di Kecamatan Kanigoro. Mereka menuntut SW Kaur Keuangan Desa Plosoarang Kecamatan Sanankulon mundur dari jabatannya. Aksi mereka di terima langsung Ketua dan seluruh anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Blitar.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x