Home Ekonomi Harga Cabe Rawit Tinggi, Pedagang Cabe Di Kota Blitar Terancam Gulung Tikar
Harga Cabe Rawit Tinggi, Pedagang Cabe Di Kota Blitar Terancam Gulung Tikar

Harga Cabe Rawit Tinggi, Pedagang Cabe Di Kota Blitar Terancam Gulung Tikar

0

Mayangkaranews.com : Satu diantara pedagang cabe di Pasar Pon Kota Blitar, Tumi mengatakan, tingginya harga cabe rawit yang saat ini mencapai Rp. 46.000 hingga Rp. 48.000 perkilogramnya, membuat pelanggan cabe rawit di kios miliknya menjadi berkurang, sehingga menyebabkan usaha dagangnya terancam bangkrut atau gulung tikar. Hal ini dikarenakan banyak pelanggan yang beralih membeli cabe keriting atau cabe katur dengan harga yang lebih murah, Rp. 25.000 hingga Rp. 28.000 perkilogramnya. Padahal selama ini, omset terbanyak yang dihasilkan Tumi saat berjualan berasal dari banyaknya cabe rawit yang terjual, sekitar 25 hingga 30 kilogram perhari. Namun saat ini hanya mampu terjual sekitar 10 hingga 15 kilogram saja perharinya. Sementara itu Kasi Ketahanan Pangan dan Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Blitar, Riyanto mengatakan, naiknya harga cabe rawit saat ini diprediksi akibat tidak seimbangnya antara penawaran dan permintaan dari konsumen, sehingga beberapa wilayah mengalami kelangkaan cabe yang menyebabkan harga cabe menjadi tinggi. (Betris)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial