Home Lang Lang Kota Hasil Uji Lab Air, Kandungan Bakteri Di Ngrendeng Selorejo Cukup Tinggi
Hasil Uji Lab Air, Kandungan Bakteri Di Ngrendeng Selorejo Cukup Tinggi

Hasil Uji Lab Air, Kandungan Bakteri Di Ngrendeng Selorejo Cukup Tinggi

0

Mayangkaranews.com : Hasil Uji laboratorium air yang dikonsumsi warga korban keracunan di Ngrendeng Selorejo mengandung bakteri cukup tinggi. Kepala Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Kesehatan Daerah atau Lapkesda Kabupaten Blitar – Soeprapto mengatakan Penyebab keracunan massal yang dialami puluhan warga Desa Ngrendeng Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar berupa diare jika dilihat dari hasil laboratorium air yang selama ini dikonsumsi warga dan juga penjual es dawet mengandung Coliform Bacteria. Menurut Suprapto kandungan bakteri dalam air memang cukup tinggi tetapi jika disesauikan dengan Peraturan Kementerian Kesehatan nomor 416 Tahun 1990 ambang batas maksimal air yang tidak layak pakai atau tidak boleh dikonsumi ketika tercemar bakteri diatas 50 mpm sedangkan pencemaran bakteri paling tinggi 41 mpm, 39 mpm, 36 mpm dan paling rendah 33 mpm dan pencemaran bakteri yang tertinggi itu ditemukan di rumah penjual es dawet gempol. Namun meski air milik pedagang es dawet terdapat bakteri paling tinggi tapi dipastikan air tidak tercemar bakteri ecoli.
Suprapto mengaku tercemarnya bakteri pada air milik warga karena faktor kebersihan pipa penyalur air yang berkarat atau lumut dan kebersihan alat dapur atau peralatan masak warga. Suprapto menambahkan dari hasil pengamatan di lokasi yang telah dilakukan itu dapat disimpulkan kondisi dapur dan juga saluran air jika dilihat dari faktor kebersihannya masih kurang layak tetapi dari sisi kimia dan fisika sebenarnya air milik warga itu sudah memenuhi persyaratan karena air tidak berbau tidak berasa dan suhu air sama dengan suhu lingkungan, tapi secara bakteriologis kurang memenuhi persyaratan. Diberitakan sebelumnya puluhan warga di Desa Ngrendeng Kecamatan Selorejo Kabupaten Bltar mengalami mual dan muntah-muntah pada Minggu 7 Mei lalu diduga puluhan warga yang terdiri dari ibu dan anak-anak mengalami keracunan minuman dawet gempol yang dijual di pasar setempat.(Nita)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial