Home Ekonomi Jelang Lebaran 2018, Omset Penjual Kembang Api Di Kota Blitar Menurun 70 % Dari Tahun Lalu
Jelang Lebaran 2018, Omset Penjual Kembang Api Di Kota Blitar Menurun 70 % Dari Tahun Lalu

Jelang Lebaran 2018, Omset Penjual Kembang Api Di Kota Blitar Menurun 70 % Dari Tahun Lalu

0

Mayangkaranews.com : Satu diantara penjual kembang api di Kota Blitar Ella Faridati mengatakan, menjelang Lebaran 2018 ini, omset penjualannya dari berdagang kembang api, menurun hingga 70 persen atau lebih dari Rp. 200 ribu perharinya. Artinya, di tahun 2017 lalu omset perhari dapat mencapai lebih dari Rp. 500 ribu, sedangkan di tahun ini hanya sekitar Rp. 300 ribu saja perharinya. Hal ini dikarenakan peminat pembeli kembang api di Kota Blitar sudah tidak seantusias tahun sebelumnya, karena perayaan kembang api sering dilakukan pada beberapa momen penting setahun terakhir, tidak seperti tahun sebelumnya yang dimeriahkan dengan kembang api hanya pada saat momen lebaran saja. Selain itu, banyaknya penjual kembang api disetiap wilayah Kota dan Kabupaten Blitar saat ini, membuat beberapa pelanggan Ella selama 5 tahun berjualan kembang api, menjadi berpindah langganan karena lebih dekat dari rumah. Hampir di setiap ruas jalan Kota Blitar seperti Jalan A. Yani, Jalan Merdeka dan Jalan Kartini Kota Blitar dipenuhi penjual musiman, seperti penjual kembang api dan jasa penukaran uang baru yang memanfaatkan momen lebaran untuk menambah penghasilan ekonominya. Rata-rata menjual kembang api seharga Rp. 1.000 hingga Rp. 20.000 untuk ukuran kecil dan Rp. 30.000 hingga ratusan ribu rupiah untuk kembang api ukuran besar. Sedangkan untuk jasa penukaran uang, rata-rata penjual mengambil untung Rp. 2.000 per Rp. 100.000 uang pecahan Rp. 2.000 dan Rp. 5.000. (Betris)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial