Home Hukum & Kriminal Korban Kelas 5 SD Yang Disetubuhi Delapan Pemuda Terus Didampingi Psikolog Karena Mengalami Trauma
Korban Kelas 5 SD Yang Disetubuhi Delapan Pemuda Terus Didampingi Psikolog Karena Mengalami Trauma

Korban Kelas 5 SD Yang Disetubuhi Delapan Pemuda Terus Didampingi Psikolog Karena Mengalami Trauma

0

Mayangkaranews.com, Blitar — Sejak terungkapnya kasus persebutuhan yang dilakukan delapan pemuda kepada anak dibawah umur kelas 5 SD asal Udanawu Kabupaten Blitar, polisi terus melakukan koordinasi kepada keluarga korban untuk mengetahui keterangan lengkap ke enam pelaku yang saat ini masih dalam pencarian.

“Untuk kondisi korban, saat ini sudah mendapatkan pendampingan baik dari psikolog maupun lembaga lainnya. Meski kondisi fisik korban sudah membaik, namun kondisi kejiwaan dari korban masih mengalami trauma, sehingga pendampingan dari psikolog dan tim kedokteran dari Rumah Sakit Mardi Waluyo terus dilakukan,” jelas AKP Heri Sugiono Kasatreskrim Polres Blitar Kota.

Diberitakan sebelumnya, aparat Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil mengungkap kasus persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan delapan orang pemuda sejak tahun 2016 sampai 2018. IPDA Samsul menjelaskan, dari pengungkapan ini petugas berhasil menangkap dua pelaku diantaranya MTB alias Gareng laki-laki (23) warga Desa Togogan Kecamatan Srengat, serta SBT alias Kucing laki-laki (30) warga Desa Sambirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. Kasus terakhir terungkap saat korban yang masih bersekolah kelas lima SD ini menghilang selama lima hari. Saat kembali kerumah, korban bercerita pada keluarganya telah disetubuhi pelaku. Orang tua korban pun melapor ke Kepala Desa setempat dan diteruskan kepada polisi. Polisi kemudian bergerak cepat dan hasilnya, dua pelaku Gareng dan Kucing berhasil ditangkap. [Dinda]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial