Home Nasional & Dunia Mayoritas warga Kota Blitar masih menggunakan peralatan plastik berbahaya
Mayoritas warga Kota Blitar masih menggunakan peralatan plastik berbahaya

Mayoritas warga Kota Blitar masih menggunakan peralatan plastik berbahaya

0

Mayangkaranews.com : Mayoritas warga Kota Blitar masih menggunakan peralatan plastik berbahaya. Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Blitar – Harni Setyorini mengatakan dari hasil cek acak petugas kesehatan lapangan ke rumah warga masih ditemukan botol minuman kemasan dengan kode angka 1 (sekali pakai) tetapi tetap dipakai berulang ulang untuk tempat air minum. Selain itu rata-rata kotak makan siang anak-anak yang terbuat dari plastik meskipun mempunyai logo food grade tetapi masih menggunakan kode angka 1 tidak mencantumkan logo trade mark dan logo register.
Menurut Harni sesuai dengan aturan kesehatan kemasan berbahan plastik terbaik harus memakai kode angka 5 yang tercetak di bawah kemasan yang bisa dipakai berulangkali dan aman bagi kesehatan serta mempunyai kode PP atau Polyprophylene dan memiliki tanda “BPA free” atau “non-BPA”. Harni mengaku jika botol minum dan kotak kemasan plastik berbahaya itu masih terus di pakai berulang kali dalam jangka waktu lama dengan alasan hemat dan memanfaatkan barang bekas untuk menjaga lingkungan dipastikan akan memicu kanker dan menyebabkan anemia karena residu plastik rentan mengendap serta disukai virus dan kuman untuk berkembangbiak. Harni menambahkan jenis kemasan yang paling banyak dipakai warga tetapi berbahaya diantaranya botol minum air mineral toples makanan ringan kotak kemasan bumbu dan makan siang anak serta botol susu bayi.(Yuda)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial