1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. Minta Klarifikasi, Puluhan Tenaga Outsourching Pemkot Blitar Datangi Kantor DLH Kota Blitar
Minta Klarifikasi, Puluhan Tenaga Outsourching Pemkot Blitar Datangi Kantor DLH Kota Blitar

Minta Klarifikasi, Puluhan Tenaga Outsourching Pemkot Blitar Datangi Kantor DLH Kota Blitar

0

MayangkaraNews.com . Puluhan tenaga outsourching kebersihan Pemerintah Kota Blitar mendatangi kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Blitar, meminta klarifikasi alasan kontrak mereka tidak diperpanjang pihak ketiga atau PT di tahun 2021.

Salah satu perwakilan tenaga outsourcing yang tidak diperpanjang kontraknya Ani Rusminah mengaku, ada kejanggalan yang terjadi dalam pemberhentian kontrak tahun 2020, padahal di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah ada masalah.

Ani menjelaskan, jumlah tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya sebanyak 161 orang. Sedangkan jumlah total tenaga outsourcing di DLH Kota Blitar pada 2020 sebanyak 290 orang.

Tapi anehnya ditahun 2021 ini, jumlah rekrutmen tanaga outsourcing di DLH Kota Blitar justru bertambah 20 orang, sehingga menjadi 310 orang. Menurutnya, alasan evaluasi kerja dari Pemerintah Kota itu tidak tepat, sebab berdasarkan pantauan Ani langsung dilapangan, ada tenaga outshorching yang kinerjanya buruk, namun tetap dilanjutkan masa kontrak kerjanya di tahun 2021.

Kejanggalan pun juga di rasakan Aris Wicaksono. Menurutnya, namanya memang tercantum di pengumuman hasil rekrutmen tenaga outsourcing. Tapi anehnya, alamatnya tidak sesuai dengan tempat tinggal sebenarnya.

Aris menduga, ada peserta rekrutmen tenaga outsourcing yang menggunakan alamat fiktif, sebab setelah ditelusuri ada 18 nama yang diduga fiktif atau nama itu berasal dari Kabupaten Blitar, namun ditulis alamat warga Kota Blitar.

Pantauan reporter dilapangan, dari 161 tenaga otshorching yang tidak dilanjutkan masa kontraknya hanya 30 orang yang mendatangi kantor DLH pada 11 Januari 2021 karena pandemi Covid-19.

Sementara Anggota Komisi 3 DPRD Kota Blitar Nuhan Eko Wahyudi mengatakan, berdasarkan klarifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup, tidak ada tenaga baru otshorching dari Kabupaten Blitar. Menurutnya, lanjut tidaknya mereka sudah kewenangan dari pihak PT. Sehingga tidak ada kaitannya dengan politik atau Pilkada 2020.

Diberitakan sebelumnya, Sejumlah tenaga outsourcing di beberapa OPD di lingkungan Pemkot Blitar tidak diperpanjang kontrak kerjanya, karena adanya evaluasi kinerja, padahal tahun-tahun sebelumnya tidak. [Nindy]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial