Home Politik Penataan Kios pedagang daging di pasar gambar kacau
Penataan Kios pedagang daging di pasar gambar kacau

Penataan Kios pedagang daging di pasar gambar kacau

0

Mayangkaranews.com : Saat ini kios dan loss pedagang daging masih campur menjadi satu dan belum ada pengelompokan pedagang berdasarkan barang yang dijual. Lailatul Fitrianingsih satu diantara penjual daging sapi di Pasar Gambar Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar mengatakan, selain itu penataan kios dan loss masih asal-asalan, sehingga tampak kacau dan membingungkan pembeli.
“Beberapa pembeli bahkan sering kesulitan mencari penjual yang dia cari” terang Lailatul dan mencontohkan, penjual daging di Pasar Gambar tidak terpusat di satu loss khusus daging, tetapi menyebar di semua pelosok Pasar. Mereka juga mengeluhkan kondisi ini membuatnya capek keliling pasar. Belum lagi bau dimana mana, bahkan penjual prancangan bisa bercampur dengan penjual aya, daging dan sandal. Lailatul mengaku sudah memprotes kondisi ini ke Pengelola Pasar dan Dinas Peternakan, agar penjual daging di jadikan satu dalam satu loss, tetapi sampai sekarang belum ada tanggapan dan hanya diberikan surat pemberitahuan dan edaran saja.
Sementara itu Kasi Produk Pangan Asal Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Blitar – Drh Nanang Miftahudin MM mengatakan, penjual daging yang tidak terpusat dalam satu lokasi bisa menyebabkan terjadinya permainan harga. Selain itu karena menimbulkan bau yang tidak sedap, jika lokasinya menyebar, dipastikan akan mengganggu pedagang lain dan berpotensi menimbulkan pencemaran sampah di mana-mana, juga daging yang di jual tidak Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUH).
Ketika reporter mengkonfirmasi ke Kepala Pengelola Pasar Gambar Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar yang namanya enggan disebutkan mengaku, dari awal pembangunan memang ada kesalahan penataan, sehingga pedagang bercampur menjadi satu dan terkesan kacau. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Blitar, terkait rencana pembangunan ulang Pasar Gambar, agar bisa tertata seperti pasar lain yang lebih modern.(Yuda)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial