1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. Perumahan Pakunden Disinyalir Penyebab Banjir
Perumahan Pakunden Disinyalir Penyebab Banjir

Perumahan Pakunden Disinyalir Penyebab Banjir

0

Mayangkaranews.com : Lurah Pakunden Kecamatan Sukorejo Kota Blitar – Siswantoro mengatakan 20 rumah di Perumahan Pakunden dinilai menyalahi aturan karena membangun bangunan baru yang tersambung dengan bangunan asli untuk dapur, jalan masuk, serta gudang dan kondisinya lansung berbatasan dengan sungai Miri. Selain itu rumah-rumah itu juga membangun cor beton dengan penyangga yang langsung tertancap ke sungai sehingga selain merusak estetika pembangunan ini juga menyalahi ijin dan peruntukannya. Menurut Siswantoro akibat pembangunan itu kegiatan normalisasi sungai Miri tidak bisa dilakukan karena terhalang bangunan baru diatas sungai sehingga ketika hujan deras berlangsung bisa dipastikan menyebabkan banjir setinggi lutut orang dewasa di perumahan sekitar sungai miri, termasuk merendam puluhan petak sawah petani yang letaknya tepat bersebelahan dengan sungai Miri dan kebetulan letaknya lebih rendah.
Siswantoro mengaku Kelurahan memang mendapat aduan dari Kelompok Tani yang mengaku terus merugi akibat banjir bandang dan gagalnya upaya normalisasi sungai Miri. Karena selain merusak tanaman padi yang baru ditanam banjir juga membuat tanaman petani langsung membusuk. Kelurahan sudah mengirim surat ke Pemkot Blitar, Satpol PP termasuk ke KPT terkait ijin pembangunan di bantaran sungai Miri dan Dinas PU dan Perumahan Kota Blitar terkait aturan resmi bangunan di sepanjang bantaran sungai. Sementara itu Kepala Satpol PP Kota Blitar – Hariyanto mengatakan Rabu 23 Nopember dan Kamis 24 Nopember 2016 langsung melakukan verifikasi di lapangan terkait laporan dari Kelurahan Pakunden. Pihaknya masih akan mencocokkan pernyataan pemilik rumah terkait ijin pembangunan denah asli kepemilikan perumahan Pakunden dan peruntukannya baru kemudian akan di koordinasikan dalam rapat bersama KPT Dinas PU dan Perumahan serta Bagian Pembangunan Pemkot Blitar untuk mencocokkan pernyataan dari warga dengan peraturan dari masing-masing SKPD. Satpol PP menargetkan dalam seminggu kedepan akan didapatkan hasil terutama keputusan akhir terkait pembongkaran paksa atau dibongkar sendiri. Sesuai dengan pembagian wilayah saat ini Perumahan Pakunden di utara Kali Miri masuk ke wilayah Kelurahan Tanjungsari. Sementara persawahan di selatan Kali Miri masuk wilayah Kelurahan Pakunden. Fakta inilah yang diduga menjadi pemicu protes petani di Kelurahan Pakunden yang menyebut penyebab utama banjir bandang yang merusak sawah mereka berasal dari luar Kelurahan Pakunden.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x