Home Lang Lang Kota Pihak Kelurahan Blitar Meminta BPKAD Mengabulkan Permohonan Keberatan Pembayaran PBB P2
Pihak Kelurahan Blitar Meminta BPKAD Mengabulkan Permohonan Keberatan Pembayaran PBB P2

Pihak Kelurahan Blitar Meminta BPKAD Mengabulkan Permohonan Keberatan Pembayaran PBB P2

0

Mayangkaranews.com : Kelurahan Blitar meminta BPKAD Mengabulkan permohonan keberatan pembayaran PBB P2 warganya. Kepala Kelurahan Blitar Kecamatan Sukorejo Kota Blitar – Supriyanto mengatakan pasca pengajuan keberatan pembayaran Pajak Bumi Bangunan Perdesaan Perkotaan atau PBB-P2 puluhan warga keluruhan Blitar karena kenaikan tarif yang dinilai tidak wajar, pihaknya meminta pihak Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD Kota Blitar segera melakukan survei langsung kelapangan untuk memastikan jika lahan pertanian yang PBB-P2 nya mengalami kenaikan sampai 500% bukan merupakan kawasan industri seperti yang tertulis dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang atau SPPT meskipun disekitarnya sudah dibangun pabrik dan usaha peternakan. Supriyanto berharap pengajuan keberatan pembayaran PBB P2 yang diajakukan puluhan warganya bisa diterima karena memang para petani tidak sanggup membayar pajak jika kenaikan mencapi 500%. Sementara menurut Plt Kepala BPKAD Kota Blitar – Widodo Saptono Johanes kenaikan yang terjadi di Wilayah Kelurahan Blitar karena standarisasi dan penyesuaian PBB-P2 di Kota Blitar yang mulai diterapkan tahun ini sesuai Undang-Undang nomor 28 tahun 2009 dan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2013 sesuai aturan zona nilai tanah atau ZNT disamakan dalam suatu wilayah sesuai dengan Nilai Jual Obyek Pajak atau NJOP sedangkan NJOP lahan pertanian di Kelurahan Blitar mengalami kenaikan karena harga pasar tanah meningkat setelah dilakukan pembangunan pabrik rokok dan usaha peternakan. Menurut Widodo memang kenaikan pajak cukup signifikan karena harga jual tanah di pasaran pada wilayah itu mengalami kenaikan yang cukup signifikan. NJOP yang sebelumnya Rp.82.000/meter persegi naik menjadi Rp. 243.000/meter persegi.
Namun menurut Widodo jika masyarakat Kelurahan Blitar merasa kenaikan tidak wajar dan memberatkan dapat mengajukan keberatan kepada BPKAD dan BPKAD akan mengecek ke lapangan jika benar dirasa tidak mampu membayar pajak karena penghasilan petani yang tidak terlalu besar maka nilai pajak bisa diturunkan atau dikurangi. Diberitakan sebelumnya tarif Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan TERRY atau PBB P2 tahun 2017 ini untuk lahan pertanian yang ada di Kelurahan Blitar mengalami kenaikan lebih dari 300% dari tahun sebelumnya akibatnya puluhan petani tidak sanggup membayar PBB-P2 dan mengajukan keberatan kepada pihak Pemkot beberapa petani yang sebelumnya PBB-P2 nya hanya hanya Rp. 700.000,- naik sampai Rp. 4.000.000,-. Dan tipe pajak yang seharusnya masuk katergori lahan pertanian di dalam SPPT dimasukkan dalam lahan atau kawasan industri karena disekitar sawah ada pabrik rokok dan industri peternakan.(Nita)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial