1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. Sengketa Perkebunan Notorejo Kruwuk Blitar Perlu Ada Kompromi Dengan Warga
Sengketa Perkebunan Notorejo Kruwuk Blitar Perlu Ada Kompromi Dengan Warga

Sengketa Perkebunan Notorejo Kruwuk Blitar Perlu Ada Kompromi Dengan Warga

0

mayangkaranews.com : Dewan menyebut, kasus sengketa Perkebunan Kruwuk Blitar dengan warga akan tuntas jika ada kompromi. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar – Endar Suparno mengatakan sayangnya sampai saat ini antara PT Rotorejo Kruwuk dengan warga masih belum terjalin kesepakatan, karena masing-masing pihak tetap ngotot dengan argumen dan pendapat mereka. PT Rotorejo Kruwuk enggan menambah luas perkebunan yang pengelolaannya diberikan ke warga sementara warga Desa Gadungan ngotot meminta 350 dari total 557 hektare lahan perkebunan. Padahal Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasai PT Rotorejo Kruwuk sudah habis sejak tahun 2009 lalu. Menurut Endar Komisi I DPRD Kabupaten Blitar sudah berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan Direktorat Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait penyelesaian masalah HGU yang sudah habis masa berlakunya agar bisa dihidupkan lagi.
Endar mengaku satu diantara syarat yang diminta pusat diantaranya agar masing-masing pihak yang bersengketa bisa saling berkompromi. Artinya bisa menahan diri dan tidak terus memaksakan tuntutannya sehingga HGU baru PT Rotorejo Kruwuk bisa terbit dan perkebunan serta warga bisa leluasa mengelola perkebunan kembali. Rabu 2 Nopember 2016 siang. Komisi I DPRD Kabupaten Blitar melakukan sidak ke perkebunan PT Rotorejo Kruwuk Desa Gadungan dan Sumberagung Kecamatan Gandusari. Sidak bertujuan untuk mediasi sengketa Hak Guna Usaha (HGU) antara PT Rotorejo Kruwuk dengan warga Desa Gadungan dan Sumberagung Kecamatan Gandusari.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x