1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. Zona Bahaya Tanah Longsor Di Selorejo Diperluas
Zona Bahaya Tanah Longsor Di Selorejo Diperluas

Zona Bahaya Tanah Longsor Di Selorejo Diperluas

0

Mayangkaranews.com : Zona bahaya tanah retak dan longsor di Dusun Sumberejo Desa Olak Alen Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar diperluas. Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Blitar – Ganef Rachmawanto mengatakan penambahan luas area zona bahaya dikarenakan retakan tanah yang sebelumnya hanya sepanjang 200 meter, Senin 05 Desember 2016 siang melebar menjadi 500 meter ke arah barat selatan. Selain itu retakan awalnya juga hanya terjadi di RT 3 saja tetapi sekarang meluas sampai ke RT 2 dan RT 1. Menurut Ganef BPBD bersama Kepolisian sepakat menetapkan zona bahaya longsor dan retakan tanah hingga mencapai 1 Km dari pusat longsor dengan memasang garis polisi di sekeliling lokasi agar warga tidak masuk atau mendekati lokasi yang berbahaya itu. Ganef mengaku seluruh warga di 3 RT itu saat ini sudah di evakuasi ke posko bencana yang sudah disiapkan di Balai Desa Olak Alen dan masing-masing Kepala Keluarga juga mendapatkan 3 paket sembako yang bisa digunakan selama mengungsi. Sementara itu ketika reporter mengkonfirmasi masalah ini ke Kasubag Humas Pemkab Blitar – Puguh Imam Susanto pihaknya sudah menghubungi Camat Selorejo untuk berkoordinasi dengan keluarga dan desa . Bila masih mempunyai tanah untuk relokasi akan diupayakan dibangun rumah layak huni. Bila sudah tidak punya tanah lagi diupayakan dan dikoordinasikan dengan keluarga atau desa untuk bisa direlokasi dan dibangunkan rumah yang layak huni.
Bupati Blitar bersama jajaran juga sudah menggelar rapat terbatas untuk membahas masalah longsor dan tanah retak di Dusun Sumberejo Desa Olak Alen Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar. Diberitakan sebelumnya hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Selorejo pada Sabtu 3 Nopember 2016 dini hari menyebabkan tanah longsor dan retakan tanah sepanjang 200 meter dan lebar 20 meter di Desa Olak Alen 2 Rumah hancur karena ikut longsor dan masuk jurang sedalam 12 meter dan 7 rumah dindingnya retak-retak serta terancam ambruk akibat tanah di sekitar permukiman itu terlalu gembur dan rekahannya semakin lebar. Tidak hanya rumah warga yang temboknya retak dan tak layak huni retakan tanah yang mengakibatkan longsor ini juga mengubur puluhan hektar sawah siap panen dan lahan perkebunan yang digarap warga sekitar.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x