1. Home
  2. Lang
  3. Lang
  4. Kota
  5. 1081 hektar lahan Pertanian di Kota Blitar terancam tidak bisa ditanami karena debit air irigasi mengecil
1081 hektar lahan Pertanian di Kota Blitar terancam tidak bisa ditanami karena debit air irigasi mengecil

1081 hektar lahan Pertanian di Kota Blitar terancam tidak bisa ditanami karena debit air irigasi mengecil

0

Mayangkaranews.com : 1081 hektar lahan Pertanian di Kota Blitar terancam tidak bisa ditanami karena debit air irigasi mengecil. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Blitar Pande Ketut Suryadi mengatakan, kondisi sungai lahar yang menjadi sumber air irigasi utama petani di Kota Blitar sudah tidak seperti dulu selain banyak sampah yang menyumbat aliran air arus air dari hulu saat ini memang sudah kecil akibat memasuki musim kemarau meskipun sekarang masih sering turun hujan tetapi belum bisa menambah debit air.
Menurut Pande kondisi ini berakibat saluran irigasi petani yang bersumber dari kali lahar juga ikut kecil bahkan untuk yang lokasinya lebih tinggi sekarang ini tidak bisa teraliri air. Sehingga 1.081 hektar lahan pertanian terancam tidak bisa ditanami. Pande mengaku sudah menyarankan warga untuk membuat bio pori dan air resapan untuk antisipasi kekeringan termasuk penghijauan di sekitar sumber air dan sungai lahar agar air tidak cepat mengering. Pande menambahkan meskipun saluran irigasi di Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Gedog, Kelurahan Tanjungsari dan Kelurahan Bendogerit saat ini ada yang kering dan tidak dialiri air sama sekali tetapi kebanyakan petani sudah memanfaatkan pompa air milik Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Blitar yang disewakan ke warga termasuk menggunakan sumur bor untuk mengairi sawahnya.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x