1. Home
  2. Hukum
  3. &
  4. Kriminal
  5. Kejari Blitar Tahan 3 Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Disnakan Jatim
Kejari Blitar Tahan 3 Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Disnakan Jatim

Kejari Blitar Tahan 3 Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Disnakan Jatim

0

MayangkaraNews.com . Kejaksaan Negeri Blitar menahan 3 tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah dari Disnakan Jatim untuk Kabupaten Blitar.

Kasi Intelegen Kejaksaan Negeri Blitar Anwar Zakaria mengatakan, Rabu malam 8 September 2021 Kejaksaan Negeri Blitar menahan tiga orang tersangka baru pada kasus dugaan penyalahgunaan dana hibah dari Dinas Peternakan Jawa Timur tahun anggaran 2016 dan tahun anggaran 2017 di Kabupaten Blitar.

Menurut anwar, ketiga tersangka baru ini merupakan hasil pengembangan penyidikan dari satu terdakwa Imam Hanafi yang sudah menjalani proses sidang lebih awal.

Dalam kasus ini, tim penyidik telah memeriksa kurang lebih 60 orang saksi terkait penyidikan dugaan penyalahgunaan dana bantuan hibah berupa uang dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur tahun anggaran 2016 dan tahun anggaran 2017 di Kabupaten Blitar.

Pihaknya telah menemukan lebih dari dua alat bukti sehingga untuk membuat terang tindak pidana yang terjadi menetapkan CF, SW dan NJ sebagai para tersangka.

Selain itu, Kejaksaan Negeri Blitar melakukan penyitaan terhadap surat atau dokumen berupa proposal, dokumen pelaksanaan, dokumen pencairan, dokumen pertanggungjawaban dan lain-lain serta Berita Acara Pemeriksaan Lapangan.

Ketiga orang tersangka itu saat ini telah ditahan di Cabang Rutan Klas 1 #Surabaya pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Penahanan dilakukan selama 20 hari per tanggal 8 September 2021.

Anwar menambahkan, Kejari Blitar menduga ketiga tersangka berbuat kejahatan dengan cara mengkondisikan proposal dari para kelompok untuk mendapatkan dana bantuan atau hibah berupa uang ke Disnak Jatim Tahun Anggaran 2016 dan Tahun Anggaran 2017.

Kemudian setelah proposal disetujui dan uang bantuan masuk ke rekening para kelompok itu, para tersangka dengan sengaja memotong dana bantuan kelompok-kelompok yang telah mereka kondisikan untuk mendapatkan dana hibah tersebut untuk kepentingan mereka sendiri.

Sehingga anggota kelompok tidak menerima bantuan secara utuh. Kelompok peternak tersebut berasal dari Kecamatan Selopuro, Kecamatan Doko, Kecamatan Wates, Kecamatan Panggungrejo dan Kecamatan Garum. [Foto ilustrasi. Dinar]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x