1. Home
  2. Ekonomi
  3. Anak muda di Kota Blitar semakin tidak berminat menjadi Petani
Anak muda di Kota Blitar semakin tidak berminat menjadi Petani

Anak muda di Kota Blitar semakin tidak berminat menjadi Petani

0

Mayangkaranews.com : Anak muda di Kota Blitar semakin tidak berminat menjadi petani. Koordinator Fungsional Dinas Pertanian Kota Blitar Fauzun mengatakan, data dari hasil sensus pertanian 2013 menyebut, 90% petani di Kota Blitar berusia di atas 40 tahun, sementara 10% persen sisanya berumur 35 – 40 tahun dan untuk usia 35 tahun kebawah jumlahnya bisa dihitung dengan jari. Menurut Fauzun kebanyakan anak muda merasa malu menjadi petani dianggap tidak keren serta ketinggalan jaman dan tidak menjanjikan, mereka masih menganggap profesi petani merupakan profesi khusus orang tua dan buruh kasar.
Fauzun menambahkan hasil survey Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan juga menyebut anak petani di Kota Blitar kebanyakan memilih profesi lain selain petani dengan alasan prospek hasil pertanian di Kota Blitar kedepan tidak menjanjikan, seperti berdagang dan bekerja kantoran atau di mall di luar kota.
Sementara itu satu diantara warga Kelurahan Ngadirejo Kota Blitar yang ayahnya petani Ismail mengatakan dia memang sengaja tidak mengikuti jejak ayahnya karena hasil bertani dari tahun ke tahun semakin menurun, selain itu dia juga gengsi jika teman-temannya melihatnya bekerja di sawah karena dia baru lulus S1 dari univeritas terkenal di Kota Malang. Mengantisipasi kurangnya petani tenaga muda di Kota Blitar Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kota Blitar mulai menggalakkan metode pertanian modern dengan menggunakan mesin pertanian seperti mesin tanam mesin penyiang dan mesin pemanen untuk menarik minat tenaga muda Kota Blitar dan tidak gengsi menjadi petani.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x