Home Politik BLH akan mengajukan Perwali terkait kewajiban pemilik bangunan wajib membuat sumur resapan
BLH akan mengajukan Perwali terkait kewajiban pemilik bangunan wajib membuat sumur resapan

BLH akan mengajukan Perwali terkait kewajiban pemilik bangunan wajib membuat sumur resapan

0

Mayangkaranews.com : BLH akan mengajukan perwali terkait kewajiban pemilik bangunan untuk membuat sumur resapan. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Blitar Pande Ketut Suryadi mengatakan keputusan ini diambil untuk memuluskan program menabung air BLH yang saat ini ternyata masih kesulitan mewujudkan komitmen membangun sumur resapan di bangunan milik pemerintah maupun rumah warga mulai tahun 2016 sampai tahun 2021 akibat rendahnya kesadaran warga membuat sumur resapan. Menurut Pande saat ini ketika mengeluarkan rekomendasi izin HO pun pemilik bangunan juga harus menyertakan kesanggupan untuk membangun sumur resapan tanpa terkecuali. Pande mengaku masih berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Blitar dan Walikota Blitar untuk keputusan akhir mewajibkan bangunan milik masyarakat dan pemerintah agar wajib memiliki sumur resapan. Pande menambahkan tahun ini Badan Lingkungan hidup (BLH) Kota Blitar sudah membangun sumur resapan sebanyak 130 buah di semua bangunan milik pemerintah Kota Blitar. Selain itu
Pande menambahkan, Badan Lingkungan Hidup (BLH) tidak akan memberikan bantuan dana untuk pembuatan sumur resapan ke semua rumah warga Kota Blitar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Blitar. Pande Ketut Suryadi mengatakan keputusan tidak memberi bantuan ke warga sengaja diambil karena proses pembuatan sumur resapan sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak biaya bahkan petugas BLH siap memfasilitasi memberikan tutorial pembuatan sumur resapan bila diperlukan. Selain itu kebijakan ini merupakan langkah awal agar warga bisa secara swadaya membuat sumur resapan sendiri dengan pemerintah sebagai pioner sehingga dinilai lebih efisien dan tidak menghamburkan banyak uang. Menurut Pande tahun 2016 ini pihaknya hanya menganggarkan dana untuk pembuatan sumur resapan di bangunan milik pemerintah saja karena jumlahnya relatif sedikit serta memerlukan dana yang tidak banyak sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan. Pande mengaku ditargetkan tahun 2021 Kota Blitar mempunyai 4000 sampai 5000 sumur resapan tersebar di bangunan perkantoran milik pemerintah maupun swasta dan juga dipemukiman warga 1 rumah 1 sumur resapan. Pande menambahkan pembuatan sumur resapan saat ini sangat diperlukan karena ketika musim kemarau panjang sumber air dikota Blitar mengalami penurunan debit air bahkan beberapa sungai juga mengering.(Yuda)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial