1. Home
  2. Ekonomi
  3. BPBD Catat Kerugian Materi Bangunan Rusak Akibat Gempa
BPBD Catat Kerugian Materi Bangunan Rusak Akibat Gempa

BPBD Catat Kerugian Materi Bangunan Rusak Akibat Gempa

0

MayangkaraNews.com . BPBD Kabupaten Blitar menyebut kerugian materi ratusan bangunan rusak akibat gempa bumi Sabtu lalu mencapai 1 miliyar lebih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Achmad Cholik mengatakan, hasil pendataan sampai saat ini tercatat 400 lebih bangunan baik rumah maupun fasilitas umum yang rusak akibat gempa 6,1 SR pada Sabtu 10 April siang lalu.

Cholik mengatakan, dari 400 lebih bangunan rusak ini di estimasikan kerugian materi mencapai lebih dari satu miliyar rupiah. Kerugian cukup besar karena bangunan yang rusak dengan kategori sedang dan berat cukup banyak.

Sesuai data rumah rusak ringan mencapai 252 rumah, rusak sedang 90 bangunan, rumah rusak berat 16, fasilitas umum rusak ringan 38, fasilitas umum rusak sedang 8 dan fasilitas umum rusak berat tercatat satu bangunan.

Beberapa bangunan yang mengalami kerusakan kategori sedang dan berat diantaranya kantor DPRD Kabupaten Blitar, Kantor Camat Binangun dan beberapa fasilitas umum lain seperti gereja. Cholik menambahkan, pendataan sampai saat ini terus dilakukan petugas sehingga data terus berubah.

Sementara, total kerugian di 33 titik kerusakan di Kota Blitar ditaksir mencapai 235 juta. Kerusakan bangunan paling banyak ada di Kelurahan Plosokerep Kecamatan Sananwetan dan di Kelurahan Ngadirejo Kelurahan Kepanjenkidul.

Kepala Bakesbangpol dan PBD Kota Blitar Hakim Sisworo mengatakan, berdasarkan hasil pendataan ada 33 bangunan rusak yang tersebar di tiga Kecamatan Kota Blitar terdampak gempa Sabtu kemarin.

33 bangunan itu diantaranya 20 rumah warga, 3 faskes, 5 sekolah, 3 tempat ibadah dan 2 gedung perkantoran. Menurutnya, estimasi nilai kerugian materiil mencapai 235 juta. Dari 33 bangunan, mayoritas mengalami kerusakan ringan seperti genteng melorot.

Hakim mengatakan, Pemkot Blitar akan memberikan bantuan perbaikan bangunan yang rusak itu. Untuk rumah warga yang rusak akan dibantu biaya perbaikan menggunakan anggaran di Dinas Perumahan Rakyat, sedangkan untuk bangunan fasilitas umum menggunakan anggaran belanja tak terduga.

Sementara untuk korban luka sedang, terdata ada 2 warga asal Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar. Kini kedua orang itu telah mendapat penanganan petugas medis. [foto ilustrasi. apr/nin]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial