1. Home
  2. Nasional
  3. &
  4. Dunia
  5. Dinkes menemukan ratusan makanan dan minuman tidak layak konsumsi di Kota Bitar
Dinkes menemukan ratusan makanan dan minuman tidak layak konsumsi di Kota Bitar

Dinkes menemukan ratusan makanan dan minuman tidak layak konsumsi di Kota Bitar

0

Mayangkaranews.com : Kabid Pengendalian Penyakit & Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kota Blitar Harni Setyorini mengatakan, di satu Toko dijalan merdeka pihaknya menemukan beraneka keripik dan kue yang diduga mengandung pewarna textile dengan tampilan mencolok juga puluhan keripik yang tidak mencantumkan kode produksi atau label resmi. Selain itu juga ditemukan puluhan makanan kaleng yang penyok dan tidak layak jual dan sudah berkarat. Sementara itu di satu toko di jalan mawar depan pasar legi pihaknya juga menemukan makanan yang dikemas ulang padahal seharusnya tidak diperbolehkan dan harus menjalani proses pengemasan produksi. Menurut Harni pihaknya langsung mendata dan menyita semua makanan yang tidak layak edar itu untuk dimusnahkan di Dinkes serta memberi peringatan pemilik toko agar tidak menjual makanan tidak layak edar lagi. Harni mengaku jika saat pemeriksaan ulang pemilik toko masih membandel pihaknya langsung menyerahkan penanganannya ke Satpol PP dan Polres Blitar Kota. Sementara itu Kepala BBPOM Surabaya I Gusti Ngurah Bagus Kusumadewa mengatakan sidak dan razia kali ini memang difokuskan ke makanan yang diduga kadaluarsa dan rusak serta tanpa ijin edar yang selalu marak dijual bebas saat ramadhan dan menjelang hari raya idul fitri. Rabu 15 juni 2016 pagi Dinkes TKP2MI, Disperindag, BBPOM, Satpoll PP, YLKIB dan Polres Blitar melakukan razia Mamin di sejumlah toko dan minimarket yang diduga selalu mengedarkan makanan dan minuman berbahaya.
Sementara Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Blitar (YLKIB) Kota Blitar, Dadik Setya Wahyudi mengatakan jika tahun lalu pihaknya hanya menemukan 6 toko yang terbukti menjual makanan dan minuman tanpa ijin edar, tanpa mencantumkan tanggal kadaluarsa, penyok dan berkarat dan kemasan di makan tikus, sidak kali ini pihaknya menemukan 10 toko dan minimarket yang terbukti selain menjual makanan dan minuman tidak layak juga menjual parcel yang isinya ternyata makanan kadaluarsa dan rokok kadaluarsa. Menurut Dadik pihaknya bersama Dinkes bahkan menyita hampir seratus bungkus makanan dan minuman berbahaya dari toko dan minimarket itu untuk diperiksa di lab karena memang dari bentuk fisik saja dinilai sudah tidak layak konsumsi. Dadik mengaku 22 Juni 2016 akan mengumpulkan semua pemilik toko dan minimarket yang bermasalah itu ke Dinkes untuk dilakukan pembinaan dan penandatanganan surat pernyataan, sekaligus pemusnahan makanan dan minuman yang disita.(Yuda)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x