Home Hukum & Kriminal Dua Warga Sukorejo Kota Blitar Ditangkap Polisi Karena Menjual & Mengedarkan Ayam Tiren Di Pasar Tradisonal Di Blitar
Dua Warga Sukorejo Kota Blitar Ditangkap Polisi Karena Menjual & Mengedarkan Ayam Tiren Di Pasar Tradisonal Di Blitar

Dua Warga Sukorejo Kota Blitar Ditangkap Polisi Karena Menjual & Mengedarkan Ayam Tiren Di Pasar Tradisonal Di Blitar

0

MayangkaraNews.com . Dua orang pria asal Sukorejo Kota Blitar ditangkap polisi karena menjual & mengedarkan ayam tiren di pasar-pasar tradisonal di Blitar. Sebanyak 30 ekor ayam tiren disita dari rumah pelaku.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan dua orang lelaki warga Kelurahan & Kecamatan Sukorejo Kota Blitar inisial AW (44) & IW (43) ditangkap polisi pada Kamis 9 Januari 2020 malam karena ketahuan menjual & mengedarkan ayam tiren di Blitar.

Leonard menjelaskan penangkapan 2 orang pelaku bermula dari laporan masyarakat yang menyebut AW menjual ayam tiren. Kemudian polisi melakukan penyelidikan dengan menggerebek rumah AW. Di rumah pelaku AW, polisi mendapati 30 ekor ayam tiren yang siap dijual.

Kepada polisi, AW mengaku mendapatkan ayam tiren dari IW. Kemudian pada malam itu juga, polisi langsung menggerebek rumah IW yang tidak jauh dari rumah AW.

Dari pengakuannya, IW hanya sebagai pemasok. IW mengaku mendapatkan ayam tiren dari temannya yang saat ini masih diburu polisi.

AW & IW sudah menjalankan bisnis jual beli ayam tiren ini sejak 6 bulan lalu. Saat ini keduanya sedang menjalani proses hukum karena perbuatannya.

Pelaku AW mengaku menjual ayam tiren itu ke pedagang-pedagang di pasar. Dirinya menjual dengan harga Rp 10.000 sampai Rp 11.000 per ekor ayam tiren. AW mengaku nekat menjual ayam tiren untuk kebutuhan ekonomi.

Untuk menghilangkan bau busuk, AW menjelaskan, ayam tiren itu diolah dengan menggunakan kunyit, air ketumbar & air jeruk nipis. Olahan itu, menurutnya, juga berfungsi untuk mengubah penampilan ayam tiren itu agar menjadi segar.

Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian Kota Blitar, Dewi Masitoh mengatakan ayam tiren yang dikonsumsi dapat berdampak buruk untuk kesehatan. Itu karena darah dari daging ayam itu mengandung racun.

Menurutnya, efek yang dirasakan dari yang mengkonsumsi ayam tiren akan langsung terlihat, seperti gejala diare & muntah-muntah.

Apabila mengkonsumi daging ayam tiren dengan porsi yang banyak & terus-terusan dapat menyebabkan penyakit hingga kematian. [dinda]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial