1. Home
  2. Hukum
  3. &
  4. Kriminal
  5. Mahasiswa Pro Keadilan Tuntut Walikota Blitar Untuk Klarifikasi & Meminta Maaf
Mahasiswa Pro Keadilan Tuntut Walikota Blitar Untuk Klarifikasi & Meminta Maaf

Mahasiswa Pro Keadilan Tuntut Walikota Blitar Untuk Klarifikasi & Meminta Maaf

0

MayangkaraNews.com . Mahasiswa Pro Keadilan (MPK) Kota Blitar menggelar aksi teatrikal di depan kantor DPRD Kota Blitar Jumat pagi, menuntut Walikota Blitar Santoso untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka atas video viral yang memperlihatkan sikap Wali Kota Santoso yang tidak menerapkan prokes ketika acara, sehingga menimbulkan keresahan masyarakat.

Koordinator Aksi Mahasiswa Pro Keadilan (MPK) Kota Blitar Fattah mengaku, kecewa atas tindakan yang dilakukan Walikota Blitar sekaligus Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Blitar Santoso dalam video viral beberapa waktu lalu yang tidak menerapkan prokes ketika bernyanyi dan berjoget di masa pandemi saat ini.

Seharusnya sebagai Walikota Blitar bisa memberi teladan disiplin penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat, namun video itu justru menunjukkan hal yang sebaliknya sehingga membuat keresahan masyarakat. Sementara masyarakat selama ini telah berusaha mematuhi disiplin protokol kesehatan, mendapatkan sanksi-sanksi saat melanggar ditengah situasi ekonomi yang semakin sulit.

Fattah mengatakan, pihaknya menuntut Walikota Blitar Santoso untuk memberikan klarifikasi atas video viral itu dan meminta Santoso memberikan pernyataan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Fattah mengaku, telah menyampaikan surat tuntutannya ini ke Ketua DPRD Kota Blitar melalui staffnya untuk menindaklanjuti kasus ini. Nantinya jika tidak ada respon pihaknya akan memberikan surat audiensi.

Pantauan reporter, belasan mahasiswa itu menggelar aksi teatrikal satir guna menyampaikan kekecewaan mereka kepada Walikota Blitar Santoso.

Misalnya satu orang dengan busana rapi, berdasi, dan sepatu mengkilap terlihat membentak seorang peserta aksi yang melepas masker kemudian, peserta yang dibentak melakukan adegan “push up”. Demikian seterusnya orang dengan sepatu mengkilap itu menghampiri peserta aksi yang lain. Aksi teatrikal itu berlangsung Jumat pagi sekitar jam 9.15 – 10.30 WIB. [Nindy]

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x