Home Hukum & Kriminal Modus Yang Dilakukan Pembobol Mesin ATM Bank Jatim Di Blitar Menggunakan Sistem Phishing
Modus Yang Dilakukan Pembobol Mesin ATM Bank Jatim Di Blitar Menggunakan Sistem Phishing

Modus Yang Dilakukan Pembobol Mesin ATM Bank Jatim Di Blitar Menggunakan Sistem Phishing

0

Mayangkaranews.com, Blitar — Polisi sudah meminta keterangan kepada Bank Jatim terkait kasus pembobolan di mesin ATM Bank Jatim yang berada di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar dan di ATM Bank Jatim wilayah Udanawu dengan total kerugian mencapai Rp. 48 juta.

“Rp. 48 juta itu terdiri dari, ATM Bank Jatim yang berada di Jalan Sudanco Supriyadi mencapai Rp. 30 juta dan yang berada di Udanawu mencapai Rp. 18 juta. Modus yang dilakukan dalam pembobolan ini, para pelaku menggunakan sistem phishing atau menggandakan data melalui layanan internet banking. Modus ini biasanya dilakukan para pelaku yang sudah ahli dalam dunia IT. Caranya, pelaku kejahatan biasanya mengirim email kepada nasabah bank untuk masuk ke dalam layanan internet banking. Biasanya dalam email itu pelaku yang akan mengaku sebagai pihak bank yang sedang menjalankan perbaikan layanan, kemudian pelaku kejahatan akan meminta nasabah untuk melakukan login untuk mencoba sistem yang baru. Kemudian dalam email itu nantinya ada tautan link internet banking, namun tautan link itu bukan asli hanya tiruan yang sudah disiapkan pelaku kejahatan. Di tautan tiruan inilah kemudian pelaku kejahatan menggandakan data dari nasabah dan kemudian membobolnya. Kami menghimbau masyarakat, agar tidak langsung percaya dengan email-email yang mengatasnamakan sebuah bank,” jelas Akp Heri Sugiono Kasatreskrim Polres Blitar Kota

Diberitakan sebelumnya, dua Anjungan Tunai Mandiri atau ATM di Jalan Sudanco Supriyadi Kota Blitar dan di jalan Raya Blitar-Kediri Desa Sukorejo Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar dibobol pencuri pada Senin malam (4/2/2019). Akp Heri menjelaskan, disaat bersamaan Tim Buser Polres Trenggalek juga menangkap 2 pelaku pembobolan ATM di pintu masuk jalan tol Boyolali Jawa Tengah. Diduga 2 pelaku itu juga merupakan pelaku pembobolan mesin ATM di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Akp Heri mengaku masih berkoordinasi dengan Polres Trenggalek untuk memastikan apakah pelaku pembobol ATM yang tertangkap itu juga pelaku pembobol ATM di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Dan menurut informasi yang diterimanya, jumlah pelaku ada 4 orang dan memiliki jaringan pembobol ATM dari Lampung. [Dinda]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial