1. Home
  2. Agama
  3. MUI Kabupaten Blitar Sebut Penanganan Tingginya Kasus Perceraian Di Blitar Terlambat
MUI Kabupaten Blitar Sebut Penanganan Tingginya Kasus Perceraian Di Blitar Terlambat

MUI Kabupaten Blitar Sebut Penanganan Tingginya Kasus Perceraian Di Blitar Terlambat

0

MayangkaraNews.com . Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Blitar menyebutkan penanganan tingginya kasus perceraian di Blitar terlambat.

Humas MUI Kabupaten Blitar,Jamil Mashadi mengaku prihatin kasus perceraian di Blitar Raya (Kabupaten & Kota) tahun 2019 mengalami tren kenaikan.

Berdasarkan data di Pengadilan Agama Blitar Kelas IA selama tahun 2019, ada sebanyak 4.365 warga Blitar Raya mengajukan perceraian ke Pengadilan Agama Blitar. Dari 4.365 pengajuan cerai, 60 persen di antaranya atau sebanyak 3.151 merupakan gugatan istri, 40 persen atau 1.214 pengajuan merupakan cerai talak dari suami.

Jamil menjelaskan tingginya angka perceraian disebabkan beberapa faktor, mayoritas karena faktor ekonomi.

Menurutnya, ini dinilai harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah maupun Ormas Islam untuk menekan angka perceraian.

Kata Jamil, penanganan kasus cerai diakuinya terlambat karena beberapa tahun terakhir angka cerai mengalami tren kenaikan. MUI Kabupaten Blitar meminta semua elemen masyarakat, Ormas Islam & pemerintah bisa bersinergi membentuk program ketahanan rumah tangga agar kasus perceraian bisa ditekan.

Sebelumnya, masih dari data Pengadilan Agama Blitar Kelas IA, dari 4.365 pengajuan cerai di tahun 2019, sebanyak 3.728 kasus sudah putusan, sisanya 635 perkara masih dalam proses persidangan.

Angka cerai di Blitar meningkat karena beberapa faktor yang didominasi faktor ekonomi, disusul faktor salah satu pasangan yang meninggalkan rumah, murtad atau keluar dari Islam & faktor poligami. [foto ilustrasi, dari blokBojonegoroCom. april]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial