1. Home
  2. Hukum
  3. &
  4. Kriminal
  5. Narapidana Kasus Pencurian & Kekerasan Tidak Lagi Mendapat Asimilasi
Narapidana Kasus Pencurian & Kekerasan Tidak Lagi Mendapat Asimilasi

Narapidana Kasus Pencurian & Kekerasan Tidak Lagi Mendapat Asimilasi

0

MayangkaraNews.com . Mulai Januari 2021, narapidana yang tersangkut kasus pencurian dengan kekerasan, tidak lagi mendapat asimilasi atau pembebasan bersyarat.

Kepala Keamanan Lapas Kelas 2B Blitar Bambang Setiawan mengatakan, sesuai surat Kementerian Hukum dan HAM Nomer 32 tahun 2020 tentang pemberian asimilasi dan hak intergritas bagi napi dan anak dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, mulai Januari 2021 narapidana yang tersangkut kasus pencurian dengan kekerasan, tidak lagi mendapat program asimilasi atau pembebasan bersyarat.

Kebijakan itu merupakan hasil evaluasi yang dilakukan Ditjen PAS selama tahun 2020 lalu, banyak narapidana yang mendapat asimilasi namun melakukan kejahatan lagi dan ditangkap lagi. Selain napi kasus pencurian, untuk narapidana yang merupakan seorang residivis, juga tidak mendapat program asimilasi. Bambang mengatakan, saat ini sudah ada 11 orang narapidana lapas kelas 2B Blitar yang sudah mendapat asimilasi pada bulan Januari.

Diberitakan sebelumnya, program asimilasi dan hak integrasi ini tidak berlaku untuk semua napi, khusus napi yang tersangkut kasus sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan atau napi yang tersangkut kasus terorisme, koprupsi, narkotika dan kejahatan keamanan negara, tidak mendapat kesempatan program asimilasi dan hak integrasi. [Foto Okezone. Dinda]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial