Home Hukum & Kriminal Pasca Viralnya Bocah SD Menghamili Siswi SMP, Pengadilan Agama Tulungagung Belum Menerima Permohonan Dispensasi Kawin Dari Keluarga Kedua Belah Pihak
Pasca Viralnya Bocah SD Menghamili Siswi SMP, Pengadilan Agama Tulungagung Belum Menerima Permohonan Dispensasi Kawin Dari Keluarga Kedua Belah Pihak

Pasca Viralnya Bocah SD Menghamili Siswi SMP, Pengadilan Agama Tulungagung Belum Menerima Permohonan Dispensasi Kawin Dari Keluarga Kedua Belah Pihak

0

Mayangkaranews.com : Humas Pengadilan Agama Tulungagung, Tamat Zaifudin mengatakan, pasca viralnya kasus bocah kelas 5 SD yang menghamili siswi SMP mengatakan, sampai saat ini Pengadilan Agama Tulungagung belum menerima Permohonan Dispensasi Kawin dari keluarga kedua belah pihak. Tamat Zaenudin menjelaskan, Dispensasi kawin diperlukan, karena usia keduanya masih belum mencukupi batas minimum usia kawin, menurut undang-undang perkawinan. TT bocah laki-laki yang menghamili masih berusia 14 tahun, sementara VT yang saat ini hamil 6 bulan masih berusia 16 tahun. Menurut Tamat, kalaupun nanti pihak keluarga mengajukan Dispensasi Nikah, Majelis Hakim akan menimbang lebih dulu kelayakan pasangan ini menjalin biduk rumah tangga sebelum diberikan Dispensasi Kawin itu. Sementara itu pakar psikolog, Ifada Nur Rahmania memandang, seharusnya orang tua menjadi pihak yang pertama mengajarkan pendidikan seksualitas pada anak, terutama bahaya apabila hal ini di salah artikan. Menurut Ifada kalau orang tua lalai, akibatnya anak akan mendapat stimulus dari lingkungan luarnya dan lebih berbahaya lagi bila anak tidak mampu mengontrol gairah seksualitas yang didapatnya itu. Sebelumnya dalam beberapa hari terakhir di berbagai sumber media online sedang viral kasus siswa SD yang menghamili siswi SMP di Kecamatan Boyolangu Tulungagung. Parahnya lagi, orang tua bocah laki-laki terkesan membiarkan anaknya melakukan hal semacam itu. (Amir)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial