1. Home
  2. Hukum
  3. &
  4. Kriminal
  5. Polisi Masih Kumpulkan Barang Bukti & Penyelidikan Kasus Pencabulan Oknum PNS Ke Anak Angkat Di Blitar
Polisi Masih Kumpulkan Barang Bukti & Penyelidikan Kasus Pencabulan Oknum PNS Ke Anak Angkat Di Blitar

Polisi Masih Kumpulkan Barang Bukti & Penyelidikan Kasus Pencabulan Oknum PNS Ke Anak Angkat Di Blitar

0

MayangkaraNews.com . Polisi masih mengumpulkan barang bukti dan melakukan penyelidikan terkait kasus pencabulan yang dilakukan oknum #PNS di Kabupaten Blitar terhadap anak angkatnya.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Donny Kristian Baralangi mengatakan polisi kini masih terus menyelidiki kasus dugaan #pencabulan yang dilakukan F lelaki 56 tahun seorang oknum PNS di Kabupaten Blitar yang tega mencabuli anak angkatnya hingga #hamil.

AKP Donny Kristian mengatakan saat ini pelaku F sudah diamankan di Mapolres dan menjalani pemeriksaan. Namun statusnya masih sebagai saksi karena pihaknya belum selesai melakukan pemeriksaan saksi dan masih menunggu salah satu alat bukti hasil penyelidikan.

AKP donny Kristian juga mengatakan jika semua proses penyelidikan sudah selesai dan alat bukti yang dikumpulkan sudah lengkap, pelaku akan segera ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelumnya diberitakan, seorang oknum PNS di Kabupaten #Blitar berinisial F lelaki 56 tahun warga Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, Jum’at dilaporkan ke Polres Blitar karena diduga tega mencabuli AY anak angkatnya yang masih berusia 16 tahun.

Aksi persetubuhan ini terbongkar setelah korban mengalami pendarahan dan memeriksakan diri ke #Bidan yang ada di Kecamatan Wlingi. Bidan tersebut merasa curiga dan menduga korban melakukan aborsi.

elanjutnya #kasus ini dilaporkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Blitar untuk dilakukan penyelidikan. [Dinar]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial