Home Hukum & Kriminal Satreskrim Polres Blitar Kota Menetapkan 4 Orang Pelaku Pengeroyokan 2 Remaja Di Stadion Suprijadi Kota Blitar Sebagai Buronan
Satreskrim Polres Blitar Kota Menetapkan 4 Orang Pelaku Pengeroyokan 2 Remaja Di Stadion Suprijadi Kota Blitar Sebagai Buronan

Satreskrim Polres Blitar Kota Menetapkan 4 Orang Pelaku Pengeroyokan 2 Remaja Di Stadion Suprijadi Kota Blitar Sebagai Buronan

0

Mayangkaranews.com, Blitar — Polisi masih melakukan pencarian kepada 4 pelaku yang terlibat melakukan pemukulan kepada 2 remaja atas nama AF dan MA, laki-laki (15) warga Pojok Garum Kabupaten Blitar pada Sabtu malam (9/2/2019) bersama dengan MS, laki-laki (15) remaja asal Surabaya yang saat ini sudah berhasil ditangkap.

“Ke 4 pelaku saat ini sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO. Dari 4 pelaku yang belum tertangkap, polisi sudah mengantongi identitas 2 pelaku, diantaranya SH warga Surabaya dan WY warga Kediri. Diduga ke 4 remaja ini masih berada di Blitar, sehingga polisi terus melakukan penyelidikan untuk menemukan ke 4 remaja ini,” jelas AKBP Adewira Negara Siregar Kapolres Blitar Kota

Diberitakan sebelumnya, MS, laki-laki (15) remaja asal Surabaya ditangkap polisi karena melakukan pengeroyokan kepada 2 remaja AF dan MA, laki-laki (15) warga Pojok Garum Kabupaten Blitar. AKBP Adewira menjelaskan, MS melakukan pengeroyokan bersama 4 temannya yang saat ini masih dalam pencarian. Peristiwa itu bermula saat kedua korban selesai menyaksikan Kompetisi Piala Soeratin U17 di Stadion Suprijadi Kota Blitar pada Sabtu (9/2/2019) kemudian saat hendak pulang, kedua korban dipanggil ke lima pelaku dan langsung dipukuli. Diduga, pelaku merasa tersinggung karena beberapa kali korban melihat pelaku, akibatnya kedua korban mengalami luka dibagian bibir dan wajah. Kemudian korban melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Blitar Kota. Dan setelah dilakukan penyelidikan, pelaku MS berhasil ditangkap di Selatan Stadion Suprijadi Kota Blitar pada Minggu dinihari (10/2/2019) dengan membawa senjata tajam. Akibat perbuatannya, MS diancam pasal 80 ayat 1 uu no 35 tahun 2014 tentang perubahan uu no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak atau Pasal 170 KUHP atau Pasal 368 KUHP atau Pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI No. 12 tahun 1951. [Dinda]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial