Home Lang Lang Kota Warga Lingkungan Sangut Tolak Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Baru Di Lingkungan Mereka
Warga Lingkungan Sangut Tolak Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Baru Di Lingkungan Mereka

Warga Lingkungan Sangut Tolak Pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Baru Di Lingkungan Mereka

0

MayangkaraNews.com . Warga RT 3 RW 1 Lingkungan Sangut keberatan & menolak adanya pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) baru di Lingkungan RT 3 RW 1 Lingkungan Sangut Bendo Kepanjenkidul Kota Blitar. Warga meminta Pemkot Blitar memindahkan lokasi pembangunan TPS ke tempat lain.

Satu di antara warga RT 3 RW 1 Lingkungan Sangut Kelurahan Bendo Kepanjenkidul Kota Blitar, Purwoko mengatakan warga di lingkungannya merasa keberatan & menolak rencana pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Lingkungan Sangut RT 3 RW 1 Kelurahan Bendo.

Purwoko menyayangkan sebelum ada rencana itu warga tidak diajak musyawarah atau komunikasi terkait rencana pembangunan TPS itu.

Menurutnya, penolakan itu didasari beberapa pertimbangan di antaranya lokasi TPS yang berada di area wisata Waterpark Sumberudel sangat berdekatan dengan pemukiman warga, berdekatan dengan lingkungan SDN Kauman 2 & Pondok Pesantren.

Selain itu, dampak adanya TPS bisa mencemari sungai & mata air (belik) yang digunakan warga sehingga mengancam kesehatan akibat bau sampah & lalat.

Ia mengaku pihaknya sudah berkomunikasi melalui surat sejak 19 Juni 2020 lalu, maupun tatap muka dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, namun sampai saat ini belum ada tanggapan yang jelas sebab pembangunan juga masih terus berlangsung.

Pihaknya juga berkirim surat ke DPRD Kota Blitar untuk menindaklanjuti hal itu.

Purwoko meminta Pemkot Blitar untuk memindahkan lokasi pembangunan TPS baru ke tempat lain. Jika tetap tidak ada tanggapan, maka pihaknya akan melakukan aksi demo ke Pemkot Blitar.

Kabid Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Blitar, Suyatno mengaku sudah berkomunikasi dengan Lurah Bendo terkait rencana pembangunan sejak 2 tahun lalu, bahkan setelah adanya pembangunan TPS juga sudah dibahas.

Menurut Suyatno, DLH Kota Blitar hanya membangun sarana bukan menentukan lokasi pembangunan TPS, hanya saja harus di tanah Pemerintah Daerah.

Sementara terkait pemindahan lokasi, Suyatno menegaskan pihaknya tidak bisa memindah lokasi pembangunan TPS ke tempat lain sebab saat ini proses pembangunan TPS sudah berjalan sejak 7 hari lalu.

Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 190 juta & ditargetkan penyelesaian pembangunan TPS selama 40 hari kerja.

Sementara itu, DPRD Kota Blitar belum bisa dikonfirmasi karena masih membahas terkait persoalan ini. [nindy]

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial